Langsung ke konten utama

Apa kabarnya E-Money di IAIN Antasari??

Awal tahun ajaran 2014 kemarin IAIN Antasari bekerja sama dengan BI dan beberapa Bank Swasta memperkenalkan e-money kepada mahasiswa baru. Gerakan Nasional NonTunai (GNNT) itu namanya, Pemerintah berharap adanya transaksi aman dan cepat dengan e-money tanpa menggunakan uang kartal. Awalnya banyak promo yang didapat jika kita berbelanja menggunakan e-money, seperti beli satu gratis satu, tapi promo itu tidak bertahan lama, sejak berhentinya promo tersebut mahasiswa pun kembali menggunakan uang kartal, seolah e-money digunakan hanya jika ada promosi. E-money pun kini mati suri di lingkungan IAIN Antasari, hanya segelintir mahasiswa dan dosen saja yang masih menggunakannya. Yang tertinggal hanya Kartunya yang tersimpan di dompet, sampai kapan e-money mati suri?? Entahlah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejahterakan Lansia, LB2T Bersama Walikota Banjarmasin serahkan Bantuan Home Care Lansia

Sabtu, 05 Oktober 2019 bertempat di aula SKKT Banjarmasin telah dicanangkan oleh walikota Banjarmasin H. Ibnu Sina Pendampingan sebanyak 60 orang lanjut usia penerima manfaat program perawatan sosial lanjut usia (Home Care) tahun 2019 di kota Banjarmasin. Pemerintah kota Banjarmasin dan dinas-dinas terkait siap mendukung pelaksanaan program perawatan sosial lanjut usia  (Home Care) dilapangan khususnya puskesmas sekitar tempat tinggal lansia penerima yang tersebar di semua kecamatan di Banjarmasin. Program perawatan sosial lanjut usia  (Home Care) adalah perawatan sosial kepada lanjut usia yang dilaksanakan oleh Lembaga  kesejahteraan lanjut usia (LKS). program ini masuk dalam Progres 5.0 Direktorat Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Kementrian Sosial Republik Indonesia. Selain penyerahan bantuan untuk lansia, LB2T juga mencanangkan SKKT sebagai sentral kerajinan anyaman purun untuk meningkatakan ekonomi masyarakat khususunya lansia. selain itu untuk merawat dan...

Hapalan kenapa jadi beban

Musim ulangan sudah tiba, mahasiswa IAIN antasari bersiap dengan segala yang dia punya, setelah satu semestar mencari ilmu setiap harinya. Setiap dosen berbeda tiap ulangannya, ada yang tertulis,lisan,hapalan dan sebagainya. Hapalan menurut saya paling susah finalnya, terasa begitu susah walaupun berulang-ulang membaca. Kalau ada pilihan lebih baik saya menulis tangan surah albaqarah beserta artinya. Inilah beberapa keluhan saya, mohon dimaafkan bila ada salah kata, karena mencurahkan hati saya

Parade awali Acara compass

Kamis 21 Mei 2015 Kampus hijau terlihat ramai oleh arak-arakan dan nyanyian, ternyata itu adalah parade yang diadakan Dema Iain Antasari yang menandakan Compass dimulai. Fakultas dakwah dan Komunikasi pun mengirimkan wakilnya untuk parade tersebut,ada yg berpakaian jubah,sasirangan dan lain-lain. Saya sebagai Mahasiwa FDK mendoaakan semoga FDK banyak mendulang piala di Perlombaan yang diadakan pihak dema kali ini