Langsung ke konten utama

Postingan

Sejahterakan Lansia, LB2T Bersama Walikota Banjarmasin serahkan Bantuan Home Care Lansia

Sabtu, 05 Oktober 2019 bertempat di aula SKKT Banjarmasin telah dicanangkan oleh walikota Banjarmasin H. Ibnu Sina Pendampingan sebanyak 60 orang lanjut usia penerima manfaat program perawatan sosial lanjut usia (Home Care) tahun 2019 di kota Banjarmasin. Pemerintah kota Banjarmasin dan dinas-dinas terkait siap mendukung pelaksanaan program perawatan sosial lanjut usia  (Home Care) dilapangan khususnya puskesmas sekitar tempat tinggal lansia penerima yang tersebar di semua kecamatan di Banjarmasin. Program perawatan sosial lanjut usia  (Home Care) adalah perawatan sosial kepada lanjut usia yang dilaksanakan oleh Lembaga  kesejahteraan lanjut usia (LKS). program ini masuk dalam Progres 5.0 Direktorat Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Kementrian Sosial Republik Indonesia. Selain penyerahan bantuan untuk lansia, LB2T juga mencanangkan SKKT sebagai sentral kerajinan anyaman purun untuk meningkatakan ekonomi masyarakat khususunya lansia. selain itu untuk merawat dan...

Stop bergalau-galau di Socmed

Selamat pageh, Di jaman sudah canggih ini muncul berbagai socmed seperti facebook,twitter,instagram,dll. Kemudahan mengaksesnya semakin bnyak penggunanya. Tapi sebagai orang yang berpendidikan maka jangan lh kita menshare privacy kita di socmed,banyak hal yang bermenfaat yang kita bia lakukan di socmed,seperti: 1. Jual beli Online Baik di facebook,maupun twitter banyak orang yang menjajakannya jualannya,karena jika berjual beli online maka jualan kita dikenal orang hingga seluruh Indonesia. 2. Berforum ria Seseorang yang mempunyai hobi sama pasti akan mencari teman-temannya, seperti hobi batu akik,mak masuk lah grup batu akik untuk memperdalam ilmunya dan menambah teman. 3. Ikutan kuis Banyak kuis-kuis berhadiah yang diadakan sebuah brand untuk promosi, barang yang kita inginkan bisa kita dapat dengn dengan gratis,tapi sebelumnya kita juga harus berusaha mengikutu kuisnya

Hapalan kenapa jadi beban

Musim ulangan sudah tiba, mahasiswa IAIN antasari bersiap dengan segala yang dia punya, setelah satu semestar mencari ilmu setiap harinya. Setiap dosen berbeda tiap ulangannya, ada yang tertulis,lisan,hapalan dan sebagainya. Hapalan menurut saya paling susah finalnya, terasa begitu susah walaupun berulang-ulang membaca. Kalau ada pilihan lebih baik saya menulis tangan surah albaqarah beserta artinya. Inilah beberapa keluhan saya, mohon dimaafkan bila ada salah kata, karena mencurahkan hati saya

Pengenalan softwere Anti Copas oleh Dosen FDK IAIN Antasari

Rabu 27 Mei 2015 bertempat di ruang Production House terlaksana Acara Workshop Jurnal Ilmiah Al-Misbah, acara yang berlangsung dari jam 08:30 ini terdiri dari 3 Materi. Tapi saya disini akan bahas 1 hal yang menarik menurut saya, yaitu tentang masalah plagiat tulisan atau yang biasa disebut dengan Copas. Menurut Bapak Zainal Fikri pemateri sekaligus dosen fakultas dakwah dan komunikasi, Plagiarisme menjadi budaya di IAIN Antasari baik yg dilakukan mahasiswanya maupun para dosennya. Normalnya kita boleh meniru tulisan orang hanya sebesar 20% saja,kalau melebihi menurut beliau bakal ditolak. Lewat sebuah software, tulisan yang plagiat bisa dideteksi dan langsung menunjukkan sumber pertama tulisannya. Dengan nama VIPER PLAGIARISME SCANNER seseorang bisa dengan mudah mengetahui apakah suatu tulisan itu plagiat. Jika softwere itu  diterapkan oleh seluruh dosen di IAIN Antasari, maka mahasiswa akan berpikir dua kali untuk plagiat dalam membuat tugas, dan berharap mahasiswa IAIN Antasari ...

Apa kabarnya E-Money di IAIN Antasari??

Awal tahun ajaran 2014 kemarin IAIN Antasari bekerja sama dengan BI dan beberapa Bank Swasta memperkenalkan e-money kepada mahasiswa baru. Gerakan Nasional NonTunai (GNNT) itu namanya, Pemerintah berharap adanya transaksi aman dan cepat dengan e-money tanpa menggunakan uang kartal. Awalnya banyak promo yang didapat jika kita berbelanja menggunakan e-money, seperti beli satu gratis satu, tapi promo itu tidak bertahan lama, sejak berhentinya promo tersebut mahasiswa pun kembali menggunakan uang kartal, seolah e-money digunakan hanya jika ada promosi. E-money pun kini mati suri di lingkungan IAIN Antasari, hanya segelintir mahasiswa dan dosen saja yang masih menggunakannya. Yang tertinggal hanya Kartunya yang tersimpan di dompet, sampai kapan e-money mati suri?? Entahlah

Tim futsal FDK kalah dengan kepala tegak

Sabtu 23 Mei Gor futsal Iain Antasari bergemuruh oleh nyanyian dari supporter Masing-masinh fakultas. Fakultas Dakwah dan Komunikasi pun turut ambil bagian di perlombaan futsal yang diadakan Dema Iain Antasari. Tim FDK A yang di kapteni oleh Santoso dari BPI bermain pertama, melawan tim dari syariah yang favorit juara. Peluit dibunyikan Kedua tim saling menebar ancaman lewat shoting keras, namun hingga 10 menit belum ada goal. Namun petaka menghampiri tim FDK , tendangan keras dari tengah membobol gawang yang dijaga isay kiper dari Tim fdk, turun minum skor 1-0 menutup babak pertama. Di babak kedua pun kedua tim saling menyerang tapi naas lagi,akibat keteledoran kiper, tim fdk kembali kebobolan, skor berubah 2-0, tertinggal 2-0 tim fdk pun memeperkuat seranganny, hasilnya umpan terukur hafiz di konversi goal oleh mawahib, skor 2-1 membuat pertandingan makin seru, gemuruh kedua supporrter menambah semarak pertandingan ini. Hingga akhir babak kedua selesai, skor 2-1 bertahan, dan tim fd...

Parade awali Acara compass

Kamis 21 Mei 2015 Kampus hijau terlihat ramai oleh arak-arakan dan nyanyian, ternyata itu adalah parade yang diadakan Dema Iain Antasari yang menandakan Compass dimulai. Fakultas dakwah dan Komunikasi pun mengirimkan wakilnya untuk parade tersebut,ada yg berpakaian jubah,sasirangan dan lain-lain. Saya sebagai Mahasiwa FDK mendoaakan semoga FDK banyak mendulang piala di Perlombaan yang diadakan pihak dema kali ini