Langsung ke konten utama

Tim futsal FDK kalah dengan kepala tegak

Sabtu 23 Mei Gor futsal Iain Antasari bergemuruh oleh nyanyian dari supporter Masing-masinh fakultas. Fakultas Dakwah dan Komunikasi pun turut ambil bagian di perlombaan futsal yang diadakan Dema Iain Antasari.
Tim FDK A yang di kapteni oleh Santoso dari BPI bermain pertama, melawan tim dari syariah yang favorit juara. Peluit dibunyikan Kedua tim saling menebar ancaman lewat shoting keras, namun hingga 10 menit belum ada goal. Namun petaka menghampiri tim FDK , tendangan keras dari tengah membobol gawang yang dijaga isay kiper dari Tim fdk, turun minum skor 1-0 menutup babak pertama. Di babak kedua pun kedua tim saling menyerang tapi naas lagi,akibat keteledoran kiper, tim fdk kembali kebobolan, skor berubah 2-0, tertinggal 2-0 tim fdk pun memeperkuat seranganny, hasilnya umpan terukur hafiz di konversi goal oleh mawahib, skor 2-1 membuat pertandingan makin seru, gemuruh kedua supporrter menambah semarak pertandingan ini. Hingga akhir babak kedua selesai, skor 2-1 bertahan, dan tim fdk pun kalah, tapi menurut salah satu pemain yaitu Abdurrahman kali ini kami bersyukur tidak jadi lumbung goal seperti tahun-tahun yang lalu,terima kasih juga buat yg datang mendukung, ujarnya saat pertandingan selesai

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejahterakan Lansia, LB2T Bersama Walikota Banjarmasin serahkan Bantuan Home Care Lansia

Sabtu, 05 Oktober 2019 bertempat di aula SKKT Banjarmasin telah dicanangkan oleh walikota Banjarmasin H. Ibnu Sina Pendampingan sebanyak 60 orang lanjut usia penerima manfaat program perawatan sosial lanjut usia (Home Care) tahun 2019 di kota Banjarmasin. Pemerintah kota Banjarmasin dan dinas-dinas terkait siap mendukung pelaksanaan program perawatan sosial lanjut usia  (Home Care) dilapangan khususnya puskesmas sekitar tempat tinggal lansia penerima yang tersebar di semua kecamatan di Banjarmasin. Program perawatan sosial lanjut usia  (Home Care) adalah perawatan sosial kepada lanjut usia yang dilaksanakan oleh Lembaga  kesejahteraan lanjut usia (LKS). program ini masuk dalam Progres 5.0 Direktorat Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Kementrian Sosial Republik Indonesia. Selain penyerahan bantuan untuk lansia, LB2T juga mencanangkan SKKT sebagai sentral kerajinan anyaman purun untuk meningkatakan ekonomi masyarakat khususunya lansia. selain itu untuk merawat dan...

Hapalan kenapa jadi beban

Musim ulangan sudah tiba, mahasiswa IAIN antasari bersiap dengan segala yang dia punya, setelah satu semestar mencari ilmu setiap harinya. Setiap dosen berbeda tiap ulangannya, ada yang tertulis,lisan,hapalan dan sebagainya. Hapalan menurut saya paling susah finalnya, terasa begitu susah walaupun berulang-ulang membaca. Kalau ada pilihan lebih baik saya menulis tangan surah albaqarah beserta artinya. Inilah beberapa keluhan saya, mohon dimaafkan bila ada salah kata, karena mencurahkan hati saya

Apa kabarnya E-Money di IAIN Antasari??

Awal tahun ajaran 2014 kemarin IAIN Antasari bekerja sama dengan BI dan beberapa Bank Swasta memperkenalkan e-money kepada mahasiswa baru. Gerakan Nasional NonTunai (GNNT) itu namanya, Pemerintah berharap adanya transaksi aman dan cepat dengan e-money tanpa menggunakan uang kartal. Awalnya banyak promo yang didapat jika kita berbelanja menggunakan e-money, seperti beli satu gratis satu, tapi promo itu tidak bertahan lama, sejak berhentinya promo tersebut mahasiswa pun kembali menggunakan uang kartal, seolah e-money digunakan hanya jika ada promosi. E-money pun kini mati suri di lingkungan IAIN Antasari, hanya segelintir mahasiswa dan dosen saja yang masih menggunakannya. Yang tertinggal hanya Kartunya yang tersimpan di dompet, sampai kapan e-money mati suri?? Entahlah